Usaha Pemerintah untuk Penanggulangan Judi di Indonesia

Usaha Pemerintah untuk Penanggulangan Judi di Indonesia – Meskipun di beberapa negara perjudian itu dilegalkan, masih banyak negara yang menetapkan tindakan judi sebagai salah satu tindakan kriminal. Salah satu negara yang menetapkan perjudian sebagai tindakan melanggar hukum adalah Indonesia. Ada berbagai alasan kenapa judi online https://akunjudi.id/ dilarang di tanah air, beberapa di antaranya adalah karena perjudian merupakan tindakan yang tidak sesuai dengan landasan negara.

Selain karena tidak sejalan dengan landasan negara, perjudian juga membawa banyak kerugian di lingkungan masyarakat. Kerugian ini bisa mengganggu ketentraman dalam bernegara. Supaya tidak semakin merajalela dan semakin mengakar, pemerintah menjalankan berbagai upaya untuk menanggulangi perjudian di Indonesia. Usaha itu bahkan sudah dimulai beberapa dekade lalu dengan membuat peraturan dan undang-undang terkait perjudian.

Undang-Undang Penertiban Judi Tahun 1974

Undang-undang pertama yang membahas mengenai penanggulangan judi di Indonesia tercetus dalam Undang-Undang Penertiban Perjudian Nomor 7 Tahun 1974. Di dalam undang-undang ini dinyatakan bahwa, selain karena tidak sejalan dengan landasan negara Pancasila, perjudian juga tidak sejalan dengan ajaran agama yang ada di Indonesia. Perjudian juga tidak sesuai dengan norma kesusilaan sehingga harus diminimalisir keberadaannya.

Hal ini juga dikuatkan dengan pasal 303 yang terdapat di dalam KUHP (Kitab Undang-undang Hukum Pidana) yang menjabarkan lebih lanjut mengenai hukuman yang akan diterima oleh para pelaku perjudian. Berdasarkan undang-undang ini, pelaku perjudian akan dikenakan hukuman kurungan maksimal 4 tahun dengan denda maksimal 10 juta rupiah. Namun hukuman ini bisa jadi semakin berat jika pelaku dikenakan pasal berlapis.

Adapun tindakan perjudian yang dilarang dilakukan di Indonesia terdapat pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 9 Tahun 1981. Menurut PP ini, tindak perjudian yang dilarang dilakukan di Indonesia dibagi ke dalam tiga kelompok besar. Perjudian yang dilakukan di kasino, perjudian yang dilakukan di tempat ramai dan juga perjudian yang dilakukan karena suatu kebiasaan. Akan tetapi jika ada tindakan yang memenuhi unsur perjudian, adanya permainan, adanya pertaruhan dan adanya keuntungan, maka tindakan tersebut masih dianggap judi.

Undang-undang ITE Tahun 2008

Di samping undang-undang penertiban judi yang dikeluarkan pada tahun 1974, langkah lain yang diambil pemerintah untuk penanggulan judi juga ditegaskan dengan mengeluarkan undang-undang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik). Dikeluarkannya undang-undang ini berkaitan dengan perkembangan teknologi yang berhubungan dengan penyebaran informasi. Karena saat ini informasi dan transaksi sudah bisa dilakukan secara elektronik, perjudian juga memanfaatkan perubahan dunia ini.

Karena perubahan ini, perjudian mengalami transformasi bentuk permainan. Jika dulu perjudian hanya dilakukan secara langsung di tempat tertentu saja, sekarang perjudian sudah bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja selama ada perangkat dan koneksi internet. Supaya perjudian online ini tidak semakin merajalela dan membuat warga Indonesia jatuh dalam dunia judi, maka dibuatlah undang-undang yang mampu menertibkan jagat maya yaitu UU ITE Pasal 27 ayat 2.

Bagi masyarakat yang melanggar ketentuan dalam UU ITE pasal 27 ayat 2 maka akan dikenai hukuman yang didasarkan pada UU nomor 19 tahun 2016 pasal 45 ayat 2. Seseorang yang melanggar pasal 27 ayat 2 dari undang-undang ITE maka akan dikenai pasal pidana dengan hukuman kurungan 6 tahun juga denda maksimal sebesar 1 milyar rupiah. Hukuman yang diberlakukan untuk orang yang terlibat dalam perjudian online jauh lebih berat.

Program Internet Positif

Selain mengeluarkan peraturan dan perundang-undangan, pemerintah juga membuat program nyata untuk penanggulangan judi, terutama perjudian online. Program yang dibuat pemerintah ini adalah program Trust+Positif atau lebih dikenal dengan sebutan internet positif. Program ini merupakan salah satu program yang berada di bawah pengawasan Kementrian Komunikasi dan Informasi (Keminfo) yang dimulai pada tahun 2014.

Tujuan dibuatnya program ini sebenarnya ada tiga. Pemerintah berharap bahwa semua situs yang dikunjungi oleh warga Indonesia itu aman, terbebas dari konten-konten negatif. Selain itu, adanya internet positif ini juga dibentuk supaya nilai-nilai yang dianut dan diajarkan di Indonesia bisa tetap terjaga, seperti nilai moral dan nilai etika. Di samping menjaga nilai-nilai tersebut, internet positif juga diharapkan bisa menghemat penggunaan internet.

Program ini tentu saja tidak bisa berjalan sendiri. Supaya bisa dilaksanakan, pemerintah bekerja sama dengan berbagai provider yang menyediakana layanan internet di Indonesia. Semua provider yang sudah melakukan kerja sama akan memberikan peringatan pemblokiran ketika ada seseorang membuka situs yang mengandung pornografi, SARA, privasi, perjudian serta nilai-nilai negatif lainnya yang tidak sejalan dengan nilai-nilai yang diakui oleh negara.

Sayangnya, penanggulangan judi menggunakan program ini belum bisa berjalan penuh dan maksimal. Pemblokiran yang dilakukan oleh Kominfo dan provider jaringan hanya berlaku sementara dan tidak menentu. Ada kalanya, program ini tidak berjalan meskipun Anda membuka situs-situs yang sudah dilarang. Akan tetapi, ada kalanya juga situs ini memblokir situs pendidikan karena mengandung unsur-unsur yang dianggap negatif.

Oleh sebab itu, pengawasan dari setiap individu msaayarakat dan kesadaran diri sendiri tetap dibutuhkan. Tanpa adanya kerja sama dari masyarakat sendiri, semua hukum yang sudah disusun oleh pemerintah serta program yang dibuat untuk menanggulangi perjudian akan sia-sia karena tidak dijalankan dengan baik oleh warganya sendiri.

Supaya penanggulangan judi di Indonesia bisa berjalan lancar dan judi itu sendiri tidak lagi menyebar di kalangan masyarakat, maka setiap warga harus berperan aktif menangangi perjudian. Langkah paling sederhana yang bisa dilakukan setiap orang untuk menanggulangi perjudian adalah dengan tidak coba-coba melakukan judi itu sendiri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *